Aku mengenal,
Perempuan kepala batu
Tempat lahir segala anak-anak rindu
Yang cintanya sekuat terumbu
Yang candanya buatku candu
Aku mengenal,
Perempuan rambut gelombang
Yang di harinya penuh bimbang
Tingkahnya dikepalaku tak pernah lekang
Yang setia memelukku dari belakang
Aku mengenal,
Perempuan senyum teduh
Tempatku berlindung jika cemburu dihati sedang gaduh
Berusaha membuang segala ragu jauh-jauh
Ia perempuan tempat terakhir aku berlabuh
Aku mengenal,
Perempuan tubuh kurus
Teduh cintanya selayak hutan pinus
Walau di pegunungan salju yang tandus
Aku tahu, doanya tak putus-putus
Aku mengenal,
Perempuan pusat pukau
Yang terbiasa membuat cemburuku meracau
Yang pekiknya perlahan parau
Padahal aku hanya ingin bebaskannya dari galau
Aku mengenal,
Perempuan hati kilau
Gemulai daun hijau serupa engkau
Sorot bolamatanya yang amat silau
Yang bahagianya memantul di muka danau
Aku mengenal,
Perempuan itu, kamu.
Perempuan kepala batu
Tempat lahir segala anak-anak rindu
Yang cintanya sekuat terumbu
Yang candanya buatku candu
Aku mengenal,
Perempuan rambut gelombang
Yang di harinya penuh bimbang
Tingkahnya dikepalaku tak pernah lekang
Yang setia memelukku dari belakang
Aku mengenal,
Perempuan senyum teduh
Tempatku berlindung jika cemburu dihati sedang gaduh
Berusaha membuang segala ragu jauh-jauh
Ia perempuan tempat terakhir aku berlabuh
Aku mengenal,
Perempuan tubuh kurus
Teduh cintanya selayak hutan pinus
Walau di pegunungan salju yang tandus
Aku tahu, doanya tak putus-putus
Aku mengenal,
Perempuan pusat pukau
Yang terbiasa membuat cemburuku meracau
Yang pekiknya perlahan parau
Padahal aku hanya ingin bebaskannya dari galau
Aku mengenal,
Perempuan hati kilau
Gemulai daun hijau serupa engkau
Sorot bolamatanya yang amat silau
Yang bahagianya memantul di muka danau
Aku mengenal,
Perempuan itu, kamu.

No comments:
Post a Comment