Sunday, December 25, 2011

Perempuan Itu, Kamu

Aku mengenal,
Perempuan kepala batu
Tempat lahir segala anak-anak rindu
Yang cintanya sekuat terumbu
Yang candanya buatku candu


Aku mengenal,
Perempuan rambut gelombang
Yang di harinya penuh bimbang
Tingkahnya dikepalaku tak pernah lekang
Yang setia memelukku dari belakang


Aku mengenal,
Perempuan senyum teduh
Tempatku berlindung jika cemburu dihati sedang gaduh
Berusaha membuang segala ragu jauh-jauh
Ia perempuan tempat terakhir aku berlabuh


Aku mengenal,
Perempuan tubuh kurus
Teduh cintanya selayak hutan pinus
Walau di pegunungan salju yang tandus
Aku tahu, doanya tak putus-putus


Aku mengenal,
Perempuan pusat pukau
Yang terbiasa membuat cemburuku meracau
Yang pekiknya perlahan parau
Padahal aku hanya ingin bebaskannya dari galau


Aku mengenal,
Perempuan hati kilau
Gemulai daun hijau serupa engkau
Sorot bolamatanya yang amat silau
Yang bahagianya memantul di muka danau



Aku mengenal,
Perempuan itu, kamu.

Monday, December 12, 2011

Kita Segalanya

a beautiful noon
Kita kapal sandar yang segera berlayar
Yang di geladaknya di tanami kebun anyelir mekar
Yang tanah-tanahnya ada cinta yang mengakar
Duduk manis menikmati indahnya di ujung pesiar

*

Kita pelaut yang sedang menghadang kemelut
Ini hanya cinta, kau tak perlu takut
Kita hanya sedang hanyut, dalam rindu yang berpagut
Tak usah kalut, kita bisa jahit benang-benangnya yang kusut

*

Kita bebungaan yang sedang bersemai
Kembang dari cinta musim semi
Yang berharap sinar pagi bukan hanya semu
Dari mimpi-mimpi manis putik bunga yang sama

*

Kita ladang padi yang sedang disiangi
Yang batang-batang bencinya dipotong ani-ani
Sedang gelisahnya menelusup tumpukan jerami
Yang rahasianya disembunyikan butiran embun pagi

*

Kita bintang-bintang malam
Yang nyalanya mengusir segala kelam
Memulangkan bahagia dari sunyi yang legam
Obat hati yang tertohok luka-luka lebam

*

Kita ialah segalanya
Yang ingin hidup bersama
Lebih dari sekedar selamanya